Bahaya Aplikasi Google Maps dan Sejenisnya

Orang bilang, yang namanya teknologi itu seperti pisau bermata dua. Bisa memberi manfaat, bisa juga membawa mudarat. Termasuk aplikasi pemetaan seperti Google Maps, Waze, dan sejenisnya. Kenapa begitu?

Kita ambil contoh Google Maps, salah satu aplikasi pemetaan yang paling populer karena sudah langsung tersedia kalau kita memiliki smartphone Android.

Pertama, aplikasi ini membuat kita malas menghafal jalan. Semua tinggal ketik. Mau ke mana dari mana, lewat mana. Kita tinggal ikuti perintah. Tiba-tiba macet? Tenang, Google Maps juga kadang memberikan rute alternatif jika rute yang sedang kita jalani mendadak macet dan kebetulan aja jalan lain yang lebih lancar sampai ke tujuan.

Alhasil, kita jadi terbiasa ikut petunjuk dan tidak terbiasa menghafal harus belok di mana, patokannya apa, dan lain-lain. Mungkin tidak semua orang demikian, tapi rasa-rasanya, saya bisa jadi seperti ini.

Kedua, kalau kita benar-benar blank terhadap kawasan tersebut, kita terpaksa pasrah. Malu bertanya, sesat dijalan. Kalau sekarang, malu beli paket data, sesat di jalan? Bukan. Berhubung blank dan pasrah, kita mau gak mau ikutin apa kata Google. Dari percobaan saya, 99,9 persen, dia akurat. Sepanjang pengalaman saya menggunakan Google Maps, hanya 1-2x saja ia nyasar. Tapi bukan itu juga. Lalu?

Namanya ketergantungan dengan teknologi, pasti ada saja kendalanya. Dengan Google Maps, yang berbasis GPS, kadang ada masalah teknis. “GPS signal loss…” itu merupakan tiga kata yang paling mengerikan kalau kita sedang berjalan di tempat yang sama sekali tidak kita kenal, sepi, sempit dan gelap yang disarankan oleh Google untuk kita ambil. Terus terang, saya pernah mengalami hal ini. Untungnya ketika itu saya sedang melintas di jalan perkampungan di tengah sawah dan ada bapak yang baik hati memberi petunjuk ke mana harus berbelok.

Ketiga, nah ini yang paling krusial. Google Maps memang sangat jitu untuk memberikan referensi jalur tercepat yang paling mendingan level kemacetannya menuju ke tempat yang kita inginkan. Tapiiiiii, si Google itu tidak tahu jalan yang ia sarankan itu kena imbas peraturan plat nomor ganjil genap, seperti yang saya alami sore ini. Alih-alih bisa cepat sampai, malah saya cepat masuk ke perangkap polisi. Sial!

Memang berbahaya aplikasi semacam ini.

Iklan

Tentang emmet24son

My Name is Pirman... Si Pirman
Pos ini dipublikasikan di Personal dan tag , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Bahaya Aplikasi Google Maps dan Sejenisnya

  1. Freddy Hernawan berkata:

    benar banget bang, pas kemaren jalan2 di jakarta ngukutin google map, malah ngarah ke jalan yg perboden oleh polisi karena ada acara pejabat. hahaha…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.