Orang Tua Asal

Namanya manusia, memang tidak sempurna. Tidak luput dari kesalahan. Tidak pernah merasa puas. Sekalipun sudah tua ataupun sudah menjadi orang tua. Maksudnya?

Beberapa hari lalu, NEM (hasil UN) anak gw diumumkan. Sebagai orang tua, mungkin malah lebih deg-degan daripada anaknya sendiri. Dan ternyata, setelah hasilnya diumumkan, dapat 269.

Ini tentunya sangat membanggakan buat gw. Anak gw ternyata jauh lebih bagus daripada bapaknya waktu sekolah dulu. Matematika dapat 95, IPA dapat 90, dan Bahasa Indonesia dapat 84.

Yang lebih membanggakan, di antara temen-temen gerombolannya, anak gw yang paling bagus. Banyak temennya yang cuma dapat nilai 250 sekian, 230 sekian, bahkan di bawah 200 sekian. Artinya, kalau dirata-rata, cuma dapat 60an sekian per mata pelajaran.

Luar biasa kan?

Tapi memang, persyaratan dari sekolah, kalau mau ingin naik panggung dan dapat piala saat perpisahaan sekolah adalah mendapat total nilai 270 (rata-rata 90). Lalu, apakah ini jadi 1 alasan buat gw, untuk nggak bangga sama anak gw?

Tentu tidak!

Buat gw, dua faktor di atas udah jadi alasan untuk gw bangga maksimal sama anak gw. Dibanding anak lain yang dikontrol ketat sama orang tuanya, disuruh les habis-habisan sama emak-bapaknya, dibatasi kesempatannya untuk sekadar nonton TV, main game, internet dll, anak gw jauh lebih bagus nilainya.

You see?

Jadi orang tua galak, otoriter, banyak membatasi dst dst itu gak ada gunanya. Anak stress, depresi, dan malah hasilnya jadi nggak bagus. Padahal mungkin anak-anak itu sama pintar atau lebih pintar dari anak gw.

Buat gw, pendidikan sekolah itu memang sangat penting. Itu pasti. Tapi bukan segala-galanya. Masa kecil kurang bahagia, buat gw jauh lebih penting.

Dari awal, gw memang mungkin orang tua ngasal. Gw gak pernah ikut-ikutan bini gw buat ngomel-ngomelin anak gw soal pelajaran sekolah, ulangan, dll. Gw jarang ngelarang dia main game ataupun nonton YouTube kecuali kalau udah terlalu larut malam dan waktunya dia tidur. Mungkin gw bukan orang tua yang baik dibandingkan orang tua-orang tua lain, orang tua temen-temennya anak gw. Tapi mudah-mudahan anak gw bahagia punya orang tua macam gw.

Papa bangga sama kamu nak.

Iklan

Tentang emmet24son

My Name is Pirman... Si Pirman
Pos ini dipublikasikan di Personal dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.