Salah Langkah yang Berakibat Fatal

Minggu-minggu ini rame banget di berita ataupun di sosmed, termasuk sosmed profesional terkait layoff besar-besaran yang akan digelar Intel, sang raksasa di dunia teknologi modern. Sebenernya udah nggak aneh. Bukan cuma Intel aja pemain utama di industri IT yang me-layoff dan bukan yang pertama juga meski skalanya juga lumayan signifikan. Tapi yang kali ini, gw baru ngeh. Iya juga ya. Apa sih?

Dari informasi yang gw dapet, dulu Intel “menang tender” pengadaan prosesor untuk Apple MacBook di tahun 2005. Ini memang bukan berita baru. Jaman dulu media sebelah tempat gw nangkring sehari-hari masih belom ada online-nya, gw juga sempet nulis soal itu (kalo nggak salah).

Selang beberapa waktu setelah itu, juga gw baca-baca ternyata Intel juga sebenernya ditawari oleh Apple untuk bikin prosesor buat iPhone (yang waktu itu masih belom jelas juntrungannya dan belom tau bakal sukses apa nggak). Yang jelas, Intel nggak ambil peluang itu.

Ternyata, keputusan CEO Intel waktu itu, Paul Otellini yang nggak mengambil kesempatan untuk menjadi pemasok prosesor untuk iPhone merupakan langkah yang sangat fatal. Apple pilih prosesor berbasis ARM. iPhone kemudian menjadi produk laris manis tanjung kimpul dan ARM pun terus melesat.

Wikipedia. ARM chip sales, in billions

Prosesor x86 Intel waktu itu memang mungkin gak sehemat energi prosesor berbasis ARM. Tapi performanya oke. Dan kalau waktu itu Intel ambil orderan Apple, pastinya dia udah bakal dari dulu serius bikin x86 supaya sehemat energi ARM.

Soal urusan performa sih, pasti gak ada masalah. Kompatibilitas juga harusnya nggak. Toh, MacBook yang berbasis Intel juga punya kinerja dan kestabilan tinggi berkat sistem operasi MacOS yang efisien. Apple juga pasti bakal bikin iOS yang stabil jalan di x86 (yang sayangnya gak perlu mereka bikin karena nggak jadi deal dengan Intel).

Kesempatan Kedua
Intel juga sebenernya masih punya satu kesempatan untuk serius di industri telekomunikai mobile sejak lama karena mereka punya Xscale, microarsitektur CPU berbasis ARM. Sayangnya mereka nggak minat mainan di dunia smartphone/tablet dan melepas Xscale ke Marvell di tahun 2006.

Di tangah Marvell, banyak varian Xscale yang dikembangkan. Misalnya mereka sempat bikin Xscale PXA930 yang dipake di BlackBerry Bold 9700 dan juga PXA940 yang dipake BlackBerry Torch 9800. Bahkan ada juga PXA986/PXA988 berbasis ARM Cortex A9 yang dipake di Samsung Galaxy Tab 3 7.0. Intel? Mau main di PC dan server aja katanya. Yaah.

Setelah masa jaya-jayanya PC mulai menurun dan mobile gadget menggila, Intel coba peruntungan dengan bikin Atom. Sayangnya Atom juga kurang mampu beradu hemat energi dibanding prosesor ARM. Apalagi ARM juga didesain terbuka untuk kustomisasi sehingga Qualcomm, Samsung dan lain-lain bisa modifikasi sesuai kebutuhan.

Alhasil, Atom pun mayoritas lebih banyak dipasang di notebook, sub-notebook, atau malah mini PC. Bukan di smartphone atau tablet yang sebenernya jadi inceran.

Usaha Berikutnya
Nggak berhasil bikin terobosan Atom hemat energi, Intel ajak Rockchip untuk bikin Atom X3 (SoFIA). Prosesor ini memang hemat energi dan digadang-gadang menawarkan performa yang lebih OK dibanding Qualcomm Snapdragon 200 ataupun 400. Tapi ternyata, setelah dirilis dan dipake di beberapa produsen gadget, performanya ternyata, alamaaak.

Intel. Estimated Atom x3 Performance

Balik ke rencana layoff 12.000 karyawan di seluruh dunia, kemungkinan mereka seharusnya nggak usah kena PHK kalo saja dulu Intel ambil orderan bikin prosesor buat Zenfone iPhone dan Intel juga pasti udah punya sedikit “kuasa” di industri smartphone-tablet. Tapi yaa sudah lah. Udah kejadian. Buat karyawan yang minggu ini dipecat pun pastinya pesangonnya OK lah.

Iklan

Tentang emmet24son

My Name is Pirman... Si Pirman
Pos ini dipublikasikan di Scientific dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.