Tahun Baru, Makin Malas Ganti Nomor Baru

Awal tahun, waktunya mengawali sesuatu yang baru. Termasuk beli nomor perdana baru. Buat apa? Bukan gw. Sejauh ini, gw blom ada rencana ganti nomor lain. Nanti lah, blom ada alasan yg cukup kuat. Trus beli perdana?

Buat anak gw. Dia temen-temen sekolahnya udah pada bikin group LINE. Jadi kalau ada apa-apa, mereka kontek-kontekan di sana. Entah PR, entah ulangan, entah apalah. Gaya amat dah. Tapi, ya sud lah.

Eniwey, beli perdana lah gw di toko pulsa di depan. Seperti biasa, gw pilih GSM yang baik aja. Tapi trus kata mbak-mbaknya, harus ke galeri XL, peraturannya begitu sekarang. Gw udah denger sih peraturan yg diperketat itu, tapi ya sud lah.

Untung ada galeri XL di mall terdekat. Etapi ternyata, taun baru banyak banget yg juga ingin memulai hidup baru. Rata-rata ganti dari kartu 3G ke 4G sih. Tapi yaa antriannya sama.

Gw udah bela-belain antri nomor Sales, bukan antri nomor Customer Service dengan harapan antriannya nggak panjang. Tapi lhaa, nggak kayak operator sebelah di Grapari-nya, antrian sales, antrian customer service, dan antrian lain udah dipisah pisah. Di galeri ini ya itu-itu juga biar kata nomornya beda. Ya sud lah.

Sambil nunggu, di sono ada telepon umum. Tapi cuma bisa nyambung ke contact center-nya si XL. Lha ya lumayan. Begitu angkat, gak pake pencet, langsung dihalo sama si mbak-mbak di ujung sana. Tanya punya tanya, ternyata emang gitu. Beli perdana, aktivasinya harus di galeri. Atau kalo mau di toko pulsa juga bisa, tapi harus toko pulsa yang udah teregistrasi dan dapat pelatihan dari si operator. Whew, kesian toko pulsa depan rumah kalo begini caranya.

Eniwey, setelah sekian lama nunggu, akhirnya giliran gw. Baru beli perdana mbak, mau diaktifin. O ya pak. Ada KTP? Ada mbak!

Kartu perdana gw dibawa ke dalem buat dipotong. Abis itu dia masukin ke henpon gw dan pencet-pencet. Hla, ke 4444 juga! Abis itu dia cek registrasi dan lihat di komputer dan katanya udah aktif. Sampe besok doang tapinya. Ke ATM sebelah, isi pulsa gocap, masuk dan masa aktif nambah 2 bulan. Mayan.

Nyampe rumah, pindahin kartu ke tablet. Eh, dia minta registrasi lagi si 4444 itu lewat menu display. Apa gunanya tadi ke galeri? Dengan hati dongkol, ketikin lagi dah tuh detail. Kelar itu, ternyata kartunya udah pernah diregistrasiin. Sompret!

Screenshot_2016-01-02-13-16

Eniwey, kayaknya musti buru-buru tuh semua operator manggil seluruh toko pulsa di seluruh penjuru Indonesia supaya mereka bisa registrasi yg sebenernya sama-sama via 4444.

Opsi lain, toko pulsa gak usah dikasih jualan perdana. End user kalo mau beli perdana ya ke galeri. Tapi apapun pilihannya, jadi makin males ganti nomor 😛

Iklan

Tentang emmet24son

My Name is Pirman... Si Pirman
Pos ini dipublikasikan di Personal dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.