Lolliflash, Penting Buat yang Doyan Motret Pakai Handphone!

Kamera di smartphone sekarang, selain resolusi makin tinggi, LED flash juga udah biasa dipasang. Khususnya buat motret di suasana remang-remang. Yang jadi masalah, kadang nyalain flash malah bikin hasil foto terlalu terang. Apalagi LED flash di smartphone juga mengarah ke objek foto, misalnya muka orang.

Nah, buat Anda-Anda yang doyan motret pake smartphone dan kurang puas dengan flash yang ada, ASUS punya solusinya. Pake Lolliflash! Apaan tuh?

Lolliflash adalah aksesoris Zenfone berupa flash, eksternal, add-on dan “wireless”. Bentuknya yang bulat dengan gagang, membuatnya tampak seperti permen lollipop tapi bisa nyala. Jadi deh namanya Lolliflash. Dan wireless? Artinya dia nggak perlu terhubung secara fisik dengan smartphone yang akan dia bantu pencerahannya.

OK, begini penampakannya. Lolliflash punya batang yang ukurannya pas untuk dipasang di port audio 3,5mm. Kalau dia dipasang di port ini, arah tembakan sinarnya bisa diputar arahnya hingga 360 derajat. Jadi, flash tidak harus menghadap ke objek. Jika perlu malah ia tidak perlu ditempel di smartphone. Cukup dipegang atau diletakkan di tempat lain, tidak perlu terhubung ke smartphone yang akan digunakan untuk memotret. Wireless kan?01-Lolliflash Lolliflash juga punya 3 filter warna terbuat dari silikon tipis jika Anda ingin mendapatkan efek cahaya yang berbeda-beda. Ada putih, merah, dan biru. cukup cantolkan di Lolliflash dan Anda akan melihat perbedaan pada hasil foto. Hasil fotonya sendiri bisa kita cek di bawah nanti.02-Tiga-FilterBegini penampakannya kalau dipasang di smartphone. Bisa madep ke depan juga malah!
03-DipasangLolliflash ini punya 3 tingkat kecerahan sinar. Anda bisa memilih-milih sesuai kebutuhan. Cukup tekan di tombol powernya. Tekan sekali untuk menyalakan dengan cahaya paling redup, tekan dua kali untuk cahaya menengah, dan tekan tiga kali untuk cahaya paling terang. Tekan empat kali? Ya dia mati lagi.

Bagaimana kalau baterainya habis? Jangan khawatir. Anda cukup mengisi ulang lewat port micro USB yang disediakan. Baterai Lithium-nya sendiri kapasitasnya 65mAh. Dan kalau diisi ulang pakai charger dengan output 0,12A, dia bisa terisi penuh dalam waktu 100 menit. Kalau pakai charger Zenfone 2 yang 2A, mustinya sih cukup sekitar 6 menit juga udah penuh.04-ChargerNah, berikut ini contoh hasil foto menggunakan filter yang berbeda-beda. Foto pertama menggunakan filter warna biru. Foto kedua warna putih. Kalau objeknya seperti ini, memang tidak akan terlalu terlihat bedanya. Foto ketiga, menggunakan filter berwarna merah. Nah, sekarang kelihatan kan efeknya?05-Putih 06-Biru 07-MerahAnda bisa bereksperimen dengan objek-objek lain untuk mendapatkan perbedaan efek-efek filter warna yang berbeda. Tapi intinya, yaa seperti itu lah.

Berikut ini spesifikasi aksesoris ASUS Lolliflash AFLU001:
08-SpekAkhir kata, kalau Anda doyan motret dan kadang kepengen motret objek tapi kondisi lagi remang-remang, Anda bisa memakai Lolliflash. Tentunya selain memanfaatkan fitur Low Light Mode punya ASUS PixelMaster Camera *teteup 😛

Nggak cuma kompatibel dengan smartphone ASUS, Lolliflash juga bisa digunakan untuk smartphone merek lain. Apalagi buat Anda yang doyan selfie tapi kamera depan smartphone Anda nggak ada LED flash-nya? Lolliflash solusinya. Percayalah!

Iklan

Tentang emmet24son

My Name is Pirman... Si Pirman
Pos ini dipublikasikan di Scientific, Work dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.