Rumah Masa Depan

Akhirnya.. setelah menimbang, mengingat, lalu memutuskan, gw menetapkan (lagi). Gw stop. Stop apaan?

Seperti diketahui, sejak tanggal 21 Januari 2013, gw ngekos di depan kantor. Langkah ini gw ambil setelah muak total dengan kondisi lalu-lintas Jakarta, apalagi kalau habis hujan. Di mana jarak 40KM-an yg gw tempuh sekali jalan dari rumah ke kantor atau sebaliknya itu bisa makan waktu 2-3-bahkan sampai 4-5 jam.

Ternyata benar. Ngekos depan kantor itu amat sangat jauh lebih bagus price:performance ratio-nya. Pertama, total biaya yg gw keluarin kalau dari rumah-kantor-rumah PP itu sebulan habis 1,5jt-an, termasuk tol, bensin, dan makan. Kedua, klo PP rumah-kantor-rumah total sehari bisa up to 5-6 jam, klo ngekos kosan-kantor-kosan sehari cuma 15-16 menit. Plus badan sehat karena olah raga jalan kaki, tapi minus gak ketemu anak-bini.

Ngekos? Gw cuma kena 1,1jt (kosan 1 kamar dengan kamar mandi luar). Tapii?? Udah dapat kamar AC split, jatah cuci-setrika per hari up to 4 potong, internet unlimited 1,5Mbps (sharing 8 kamar), TV kabel (tapi musti bawa TV sendiri), mandi air hangat 24/7, dan yang penting nih.. nasi+lauk unlimited (selama persediaan masih ada).

Belom lagi gak usah bawa bantal-guling, kasur-sprei-dipan, lemari-meja karena semua sudah tinggal pake. Listrik? Bulan pertama cuma kena 7 ribu. Bulan kedua? Cuma 3 ribu. Lah iya, orang cuma numpang ngecas leptop+henpon doang 😛

Tapi yaa berhubung bulan April gw bakal lebih banyak di luar Jakarta, alamat maksimal gw tinggal di sana 6-7 hari dalam sebulan. Jadi gak bagus price:performance rationya.

Jadi kepikiran. Punya kosan 3 lantai kayak gini kliatannya asik juga. Lantai dengan kamar mandi dalam, selantai itu ada 6 kamar. Per kamar 1,3jt. Lantai dengan kamar mandi luar, selantai ada 8 kamar.. dia punya 2 lantai yg begitu. Total jenderal, sebulan masuk 25,4jt. Dengan tingkat hunian 80%, sebulan terima 20jt. Tapi selama gw di situ, di lantai gw aja, cuma beberapa hari ada satu kamar sebelah yg kosong. Sisanya, selalu ada penghuni.

Untuk operasional tarolah 10jt (internet 3 line, pembantu 2 orang, keamanan, kebersihan, beras lauk secukupnya, air galon, gas dapur, listrik). Toh listrik untuk kamar kosan, MCB dan meterannya masing-masing, jadi bayarnya juga masing-masing. Kalo pun pemasukan sebulan 20jt, pengeluaran maksimal prediksi gw cuma 10jt. Berarti masih ada selisih lumayan. Itu kalo dia cuma punya 1 rumah kos. Kalo 2, 3, 4? Hmmm. Lebih feasible daripada bisnis hotel kayaknya.

Iklan

Tentang emmet24son

My Name is Pirman... Si Pirman
Pos ini dipublikasikan di Personal dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.