Ketentraman Itu

Ada satu hal yang sangat sulit gw lupakan saat meninggalkan gedung itu. Apa itu?

Sudah seminggu lebih ini gw ibadah di tempat baru. Seperti sudah gw prediksi sebelumnya, gw akan merindukan beribadah di gedung itu.

Gedungnya sendiri relatif gak ada bagus-bagusnya. Meski dari jauh tampak mentereng, tapi kalau didekati, terlihat sangat jelas sekali bahwa finishing gedung itu amat sangat tidak rapi.

Ubin yang dikerok manual (bukan dipilih ubin kasar sebagai selingan marmer yang licin kalau basah akibat turun hujan), taman yang nggak jelas bentuknya dengan pancuran air yang harganya cuma 35 ribuan? Dipasangi lidi buat nangkap lalat pula??

Belom lagi sudut-sudut gedung yang tidak dipoles rapi. Parkiran kolong gedung juga desain sirkulasi udaranya sangat parah yang mana suhu di sana bisa mencapai 40 derajat Celsius, dan sederet kekurangan-kekurangan lain yang melekat di gedung mentereng yang sewanya sangat mahal itu.

Sialnya, gedung itu punya mushalla, tepatnya di lantai 31 yang spesial buat gw. Tempatnya nggak besar. Bersih pun kelihatannya nggak karena sekitar 3 tahunan gw di sana, gw nggak pernah lihat karpet ruangan itu dibersihkan, disedot debu, apalagi di dry-cleaning. Paling banter sajadahnya doang yang dicuci setiap beberapa minggu sekali.

Tapi, satu hal favorit gw sebelum pulang ke rumah adalah shalat isya’ di mushalla itu. Sendiri, di saat hampir seluruh karyawan sudah pulang, di bawah sinar lampu ruangan, di kesunyian suasana kantor, gw bisa merasakan ketenangan dan ketentraman dalam beribadah, meski entah apa gw layak merasakan hal seperti ini karena gw merasa ibadah gw pun masih belepetan.

Yang pasti, alhamdulillah, gw sempat merasakan nikmatnya shalat malam di mushalla tentram itu. Entah kapan gw bisa menemukan tempat lain yang bisa menghadirkan ketentraman serupa seperti yang gw dapat saat beribadah di sana.

Iklan

Tentang emmet24son

My Name is Pirman... Si Pirman
Pos ini dipublikasikan di Religious. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.