Hilang Sudah Mahkota Itu

Sepanjang hidupku, baru kali pertama diriku merasakan derita direnggut paksa. Mahkotaku, oleh seorang wanita paruh baya, meski dia cantik dan anggun, dirampasnya.

Sebenarnya perasaan gelisah ini sudah kurasakan semenjak sekitar ba’da lebaran lalu, di kampung halaman kasihku tercinta. Sebelumnya perasaaan ini kadang singgah, tetapi selalu dapat kuabaikan. Namun sejalan dengan beranjaknya lebaran, terutama setelah aku kembali ke kampung halaman, Ibukota Pertiwi ini, perasaan itu semakin kuat dan kerap.

Akhirnya aku pasrah. Aku menyerah, tak bisa lagi ku bertahan. Pagi ini, aku bulatkan tekad. Malam ini, aku akan menjumpainya.

Sempat coba kucari pengganti. Namun ternyata, tidak demikian jalanku. Tak berhasil aku berjumpa dengan yang lain. Meski sempat kusambangi pekarangan kediamannya, ternyata dia tak berkenan menemuiku.

Mungkin memang sudah suratan aku menjumpainya. Meski jauh perjalanan yang harus kutempuh, galau hati tak henti sepanjang perjalanan, tak ada pilihan lain yang ingin aku ambil. Hanya padanya lah aku bersedia menyerahkan segala-galanya malam ini. Apa yang terjadi, terjadilah.

Lama kumenunggu, akhirnya aku berhasil menjumpainya. Saat aku berbaring di peraduan, terbersit harapan bahwa dia bisa membantu meringankan Romelu Lukaku (apa sih). Cukup sepintas baginya untuk mengetahui bahwa ia tak lagi dapat menyelamatkan. Hanya ada satu pilihan dan dengan sedikit terpaksa, aku menangguk. Baiklah.

Diberinya aku penawar duka itu. Kemudian ia memintaku bersabar menantinya. Ternyata tak lama. Pukul 22.20, dipanggilnya aku untuk kembali berbaring tanpa daya di hadapannya.

Dengan beberapa gemulai saja, dengan kelihaiannya hingga aku tak merasakan pedih, hilanglah sudah sebuah mahkota itu. Mahkota yang selama ini aku miliki lengkap, tak kurang satu apa.

Ternyata setelah ia menunjukkannya padaku, mahkota gigi geraham bungsuku itu sudah kroak gede. Pantesan nyut-nyutnya ampun-ampunan. Istirahat 24 jam lagi dah nih, biar pendarahannya full stop 😛

Sekian.

PS
*Lagi kepengen pake bahasa begini, biar agak-agak novel dikit laah 😀

Iklan

Tentang emmet24son

My Name is Pirman... Si Pirman
Pos ini dipublikasikan di Personal dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Hilang Sudah Mahkota Itu

  1. Ping balik: Rajin Sikat Gigi | Emmet24son's Weblog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.