Kegalauan Seorang Man of the Match

Sabtu, 23 Januari 2010. Tim futsal Alba 9 tanding di semifinal. Tepatnya di kandang SD Al-Azhar 8 Kembangan. Lawan-lawannya adalah TK lain di kawasan Kembangan dan sekitarnya. Berhubung di hari yang sama tim futsal Alba 9 juga bertanding di babak semifinal di kandang SD Al-Azhar 17 Bintaro, terpaksa tim dibagi dua. Di Bintaro, lawan-lawannya adalah TK Al-Azhar se Jabotabek.

Demi menjaga nama baik nama TK Al Azhar 9 di antara TK Al-Azhar lainnya se-Jabotabek, pertandingan di Bintaro mau tidak mau menurunkan formasi inti sebagai tim-A. Meski demikian, agar tidak menjadi bulan-bulanan TK lain di kawasan Kembangan, untuk pertandingan di SD Al-Azhar 8, pelatih terpaksa mengambil tiga starting lineup tim, untuk menjadi tulang punggung tim-B. Seorang penyerang, seorang pemain bertahan, dan kiper utama.

Terbukti strategi berhasil. Di Bintaro, tim futsal Alba 9-A yang diperkuat pemain inti di barisan depan, tengah, dan belakang berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Meski memasang kiper kedua di bawah mistar, tak banyak bola yang bersarang di gawangnya karena kuatnya barisan depan, tengah, dan belakang. Tim A berhasil jadi juara.

Strategi kedua, meski tidak sepenuhnya berhasil, tetapi terbukti sanggup meminimalisir kehancuran. Dua orang pemain inti tim, yang bergantian dijadikan sweeper dengan lugas menghalau serangan-serangan lawan yang datang bertubi-tubi karena kocar-kacirnya barisan depan, tengah, dan pertahanan yang ada di depannya.

Sayang seribu sayang. Satu orang di jantung pertahanan tak akan mampu membendung gelombang serangan yang tak henti-hentinya. Kiper utama, sekalipun telah berjibaku menghadang belasan tembakan ke arah gawang, tak berdaya.

Di semifinal, 3 gol bersarang di gawang tim futsal-B, TK Alba 9 tanpa balas. Ketiga gol diraih lawan akibat lemahnya koordinasi antar pemain di lini tengah dan belakang dan dehidrasinya seorang pemain utama — yang posisinya pada pertandingan tersebut ada di lini depan — yang terpaksa berlari kesana-kemari membantu daerah pertahanan.

Di pertandingan perebutan peringkat ketiga, pertandingan berlangsung di panas terik sekitar pukul 11 siang. Pertandingan ini tentunya sangat menguras energi dan stamina tim Alba 9. Apalagi lawan yang dihadapi mendapatkan waktu istirahat yang lebih panjang, yakni sepanjang 1 pertandingan penuh, sementara tim Alba 9-B hanya mendapat jatah 5 menit karena baru saja menyelesaikan pertandingan semifinal ke-2 di hari itu.

Selain waktu istirahat yang jauh lebih singkat, pemain lawan yang terbiasa bermain di cuaca ekstrim juga sangat diuntungkan dengan situasi tersebut. Untungnya masalah dehidrasi yang sempat dialami oleh seorang pemain utama tim Alba-9 B sudah teratasi. Meski demikian, kondisinya tetap sulit untuk tim Alba-9 yang terbiasa berlatih di cuaca sejuk.

Gelombang serangan yang hadir bertubi-tubi kembali dihadapi. Beruntung kiper utama berhasil mematahkan hampir seluruh tembakan yang mengarah ke gawang. Kecuali satu tembakan deras dari jarak dekat yang terpaksa bersarang di gawang. Skor akhir, 0-1.

Tim futsal-B, Alba 9 kalah terhormat. Kiper utama bermain sangat gemilang di dua pertandingan tersebut. Tak berlebihan jika predikat man of the match disematkan padanya. Sayang, meski tim-A keluar sebagai juara, sukses itu tak mampu menghibur kegalauan hati sang kiper utama tim.

Sebuah dilema memang harus dihadapi oleh pelatih tim A dan B. Menang mutlak dan kalah telak, atau menang dengan sedikit cacat untuk tim satu dan kalah terhormat untuk tim satunya. Tetapi keputusan telah diambil. Dan rasa kecewa tentu harus didapatkan oleh sang kiper utama, yang pulang tanpa namanya tercatat dalam daftar tim juara. Pahit.

Iklan

Tentang emmet24son

My Name is Pirman... Si Pirman
Pos ini dipublikasikan di Personal. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kegalauan Seorang Man of the Match

  1. day... berkata:

    Tim futsal Indonesia lebih dulu ke Piala Dunia. karena Indonesia bisa menjadi juara futsal Asia.

    baca tentang Tim Futsal Indonesia di ASEAN Futsal Championship
    baca tentang AFC Futsal Championship 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.