Selamat Ulangtahun Sayangku

AKu masih mencintaimu, Sayangku

Masihkah tersisa air mata ini
tuk ungkapkan rasa

Masihkah tersisa jiwa ini
tuk ungkapkan kata

Masihkah tersisa rasa ini
untuk bilang Aku masih cinta Kau….

Meski aku jauh dari tanahmu, hati ini masih tak bergeser sedikitpun
Meski banyak yang meninggalkanmu, jiwa mereka tak juga kan berpindah

Selamat berulang Tahun ke-8 Sayangku
Aku masih mencintaimu…

Demikian karya dari seorang teman. Puisi itu kayaknya sebuah ungkapan curahat hatinya melihat mainan kesayangannya tidak terawat. Sebenarnya bukan dia aja yang bersusah hati, semua yang pernah jadi pengurus taman bermain itu juga sakit hatinya.

Sebenarnya gejala tak terawat itu udah mulai terasa di ulangtahun ke-5an. Ulang tahun kali ini dimodali sendiri dan dengan cara yang sangat sederhana sekali saking sederhananya sampe sampe suasananya sedih sekali. Memilukan.

Ulangtahun ke-6, makin tampak jelas. Santer kabar pengurus taman bermain itu mau ditendang kesana kemari. Pengurusnya, meskipun (yang tersisa) masih berkumpul, tapi sudah dirundung duka dan kehilangan pegangan.

Ulang tahun ke-7, lebih jelas lagi. Pengurus taman bermain itu udah dibubarkeun. Tinggal pengurus yang masih segar. Sesuai dengan keinginan pamilik supaya selalu awet muda.

Ulangtahun ke-8 ini semua sudah kereng banget. Cuma pengurus dan mantan pengurusnya saja yang masih ingat. Si pemilik taman bermain sudah tidak mempedulikan lagi keliatannya. Sekadar ucapan selamat ulangtahun-pun lupa diucapkan. Kayaknya loh, soalnya gw nggak denger, gara-gara suara berisik dari luar taman bermain itu kayaknya.

Entah apa yang akan terjadi di ulangtahun ke-9. Mudah-mudahan sampe lah ke-10. Mari kita lihat sama-sama.

Iklan

Tentang emmet24son

My Name is Pirman... Si Pirman
Pos ini dipublikasikan di Personal. Tandai permalink.

3 Balasan ke Selamat Ulangtahun Sayangku

  1. ROB berkata:

    I LOVE YOU ALL…… miss the old days :((

  2. raa berkata:

    kangen semuanya…

  3. rajarimba01 berkata:

    Jujur saja, hampir 2 dasawarsa bergabung di grup gurita media terdepan di indonesia ini, justru benih2 cinta, butir2 semangat hidup kembali meranum di tengah2 para awak terdepan pcplus, yang terbilang juga masih ranum-ranum, bukan hanya secara usia tapi juga jiwa!…, yang sesungguhnya merupakan modal utama dari semua asset perusahaan yang harus dijaga, dirawat, dihargai keberadaannya… Saya benar2 enjoy jiwa raga, dan berusaha ikut terlibat sedalam2nya di segala lini sesuai kemampuan saya, yaitu penulisan uji-dengar-lihat, selain untuk mengeksplor visual sebaik2nya. Berada di tengah2 awak generasi pertama pcplus meski secara kerja dan usia terpaut jauh nun di sana, tapi saya sungguh “hidup” di tengah2 mereka. Tapi rupanya, kemudian PCplus hanya dianggap sebagai mainan, ketika suka ditimang-timang, ketika benci dibiarkan mati sendiri, kalau perlu dibunuh sekalian! Dan cara membunuhnya pun sepertinya paling edan ditinjau dari sejarah perkembangan pers di indonesia, yaitu tidak secara segera dihentikan penerbitannya, tapi dibiarkan modar pelan-pelan dengan membiarkan awak-awak mudanya –yang bila ditinjau dalam kacamata asset perusahaan sungguh tak ternilai– terceraiberai, mengundurkan diri mencari pilihan hidup sendiri. Bayangkan, untuk sebuah tabloid diawaki salahduanya adalah bertitel strata 2 yang komit pada bidang IT, justru diceraiberaikan dengan sewenang-wenang. Sungguh edan! Lebih edan dari kasus pembunuhan Ryan.
    Tapi sobat, –yang pernah sama-sama terlibat di PCplus, termasuk sohib Tjahjono –PCplus hanyalah sebuah wadah di mana kita pernah bertemu, berkumpul, berkeluh kesah, bekerja tak kenal lelah, yang semua bermuara pada kebersamaan sejati, dan bila wadah ini benar-benar mati, sesungguhnya sudah terbukti kita secara jiwa masih “bersama”. Dalam hidup, sungguh itu lebih berarti!
    Tapi, apa boleh bikin dengan terbata-bata, harus juga mengucapkan “Selamat Ultah ke-8 ya PCplus”, meski belum terbayang di depan akan menjadi apa dia kemudian…
    (Tuh, ‘Pir, jadi panjang deh… 🙂 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.